The Fed vs Trump: Kevin Hassett Janjikan Independensi Bank Sentral
Kevin Hassett tegaskan The Fed bisa tolak opini Trump soal suku bunga. Simak analisis dampak kebijakan ini bagi pasar.
Jakarta, Gotrade News - Kevin Hassett menegaskan The Fed bisa menolak pandangan Donald Trump jika ia terpilih menjadi ketua. Pernyataan ini muncul di tengah kekhawatiran pasar global mengenai independensi bank sentral di masa depan.
Trump sedang menyeleksi kandidat pengganti Jerome Powell untuk memimpin kebijakan moneter negara tersebut tahun depan. Presiden terpilih itu menyatakan keinginan kuat agar suku bunga acuan dipangkas secara drastis.
Mekanisme Pengambilan Keputusan
Hassett menjelaskan bahwa opini presiden hanya akan dipertimbangkan jika didasarkan pada data ekonomi yang solid. Seperti dikutip oleh AP News, Hassett menegaskan pendapat Trump tidak memiliki bobot otomatis dalam keputusan.
Komite kebijakan akan menolak argumen presiden jika dianggap tidak masuk akal bagi stabilitas ekonomi. Keputusan akhir mengenai suku bunga tetap berada di tangan pemungutan suara anggota komite.
Spekulasi Suku Bunga Acuan
Trump menginginkan suku bunga turun ke level 1 persen dari posisi saat ini sekitar 3,6 persen. Menurut laporan AP News, hampir tidak ada ekonom yang mendukung langkah pemangkasan ekstrem tersebut.
Wall Street Journal melaporkan bahwa Kevin Warsh juga menjadi kandidat kuat pesaing Hassett untuk posisi ini. Pasar kini memantau ketat karena arah kebijakan The Fed akan memengaruhi arus investasi global.
Referensi:
- AP News, Hassett says Federal Reserve can reject Trump’s views if he is chair. Diakses pada 15 Desember 2025
- Featured Image: Shutterstock
Disclaimer
PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.