SoftBank Incar Marvell (MRVL) untuk Dominasi Chip AI?

SoftBank dilaporkan menjajaki akuisisi Marvell (MRVL) untuk digabung dengan Arm. Meski gagal, langkah ini tunjukkan pentingnya Marvell di sektor AI

SoftBank Incar Marvell (MRVL) untuk Dominasi Chip AI?

Jakarta, Gotrade News - Kabar besar datang dari industri semikonduktor. SoftBank Group dilaporkan telah menjajaki potensi akuisisi besar-besaran terhadap produsen chip AS, Marvell Technology (MRVL). Langkah ini menunjukkan ambisi besar SoftBank untuk mendominasi pasar hardware kecerdasan buatan (AI).

Ambisi AI SoftBank dan Peran Marvell

Menurut laporan Bloomberg News, penjajakan ini terjadi awal tahun ini. Pendiri SoftBank, Masayoshi Son, disebut telah mengamati Marvell sebagai target potensial selama bertahun-tahun, seperti yang dilaporkan oleh Seeking Alpha.

Rencananya adalah menggabungkan Marvell dengan Arm Holdings, desainer chip lain yang sudah dikendalikan oleh SoftBank. Jika terwujud, ini bisa menjadi salah satu kesepakatan terbesar di industri semikonduktor, seperti yang dijelaskan oleh Investing.

Namun, kedua belah pihak tidak dapat mencapai kesepakatan terkait persyaratan. Negosiasi aktif pun telah berhenti untuk saat ini.

Mengapa Marvell Menjadi Incaran?

Mengapa Marvell begitu penting bagi SoftBank? Perusahaan ini adalah desainer chip fabless, artinya mereka merancang chip tanpa memiliki pabrik sendiri.

Mereka sangat kuat di segmen jaringan kabel, data center, dan infrastruktur AI. Laporan dari Gurufocus mencatat bahwa Marvell memiliki pangsa pasar tertinggi kedua di bidang wired networking.

Perusahaan ini telah diuntungkan oleh permintaan besar-besaran untuk teknologi AI dalam tiga tahun terakhir. Bahkan, Marvell saat ini memproduksi chip AI dan data center khusus untuk Amazon.com Inc (AMZN) sebagai bagian dari kesepakatan eksklusif, menurut Investing.

Sekilas Kinerja Keuangan Marvell

Secara finansial, Marvell menunjukkan gambaran yang menarik. Menurut data Gurufocus, perusahaan melaporkan pendapatan $7.23 miliar dengan tingkat pertumbuhan tiga tahun sebesar 6%.

Meskipun Earning Per Share (EPS) atau laba per saham tercatat negatif di -$0.13, Marvell mempertahankan gross margin (laba kotor) yang sehat di 44.64%. Kesehatan neraca keuangannya juga terlihat kuat, ditunjukkan oleh Altman Z-Score 6.76 yang mengindikasikan kesehatan finansial yang solid.

Akan tetapi, valuasi perusahaan dianggap premium. Rasio P/S (Harga/Penjualan) berada di 11.15, yang berada di atas rata-rata historisnya.

Meskipun pembicaraan akuisisi ini terhenti, laporan Bloomberg menyebutkan bahwa minat SoftBank bisa saja bangkit kembali di masa depan. Bagi kamu para investor, berita ini menegaskan posisi strategis Marvell sebagai pemain kunci dalam infrastruktur yang mendukung ledakan AI.

Referensi:

Disclaimer

PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Read more