S&P 500 Cetak Rekor Baru, Tapi Sinyal Ekonomi Justru Membingungkan
S&P 500 dan Nasdaq cetak rekor tertinggi baru didorong saham teknologi. Namun data inflasi dan belanja konsumen kirim sinyal campur aduk bagi The Fed.
Jakarta, Gotrade News - Pasar saham AS baru saja menutup perdagangan dengan rekor tertinggi baru menjelang libur Natal. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi terbaru menunjukkan sinyal yang cukup bertolak belakang bagi investor.
Key Takeaways
- S&P 500 tembus level 6.909 didorong reli saham teknologi besar seperti Nvidia.
- Pertumbuhan ekonomi AS kuartal ketiga kuat, namun inflasi masih tertahan di level tinggi.
- The Fed diprediksi menahan suku bunga Januari nanti akibat data makro yang variatif.
Menurut laporan AP News, S&P 500 naik 0,5 persen ke level 6.909,79 pada penutupan sesi Selasa. NVIDIA Corporation menjadi pendorong utama pergerakan ini dengan lonjakan harga saham mencapai 3 persen.
Reli ini juga didukung oleh kenaikan saham teknologi besar lainnya di tengah volume perdagangan yang tipis. Alphabet Inc. dan Amazon.com, Inc. masing-masing mencatatkan penguatan signifikan yang menopang indeks utama.
Dilema Pertumbuhan dan Inflasi
Laporan pemerintah AS menunjukkan ekonomi tumbuh 4,3 persen secara tahunan selama kuartal ketiga tahun ini. Namun, data inflasi PCE justru naik ke level 2,8 persen pada periode yang sama.
Dominic Pappalardo dari Morningstar Wealth menyebut laporan ini semakin menyulitkan posisi kebijakan The Fed ke depan. Bank sentral kini harus menyeimbangkan risiko inflasi persisten dengan potensi pelemahan di pasar tenaga kerja.
Kondisi tersebut membuat Wall Street memprediksi The Fed akan menahan suku bunga pada pertemuan Januari mendatang. Pejabat bank sentral dilaporkan masih terbelah mengenai arah kebijakan moneter lanjutan untuk tahun 2026.
Sentimen Konsumen Menurun
Di sisi lain, kepercayaan konsumen dilaporkan turun ke level terendah sejak April akibat kekhawatiran harga tinggi. Data Visa menunjukkan belanja liburan tumbuh lebih lambat secara tahunan dibanding periode yang sama tahun lalu.
Investor kini menanti data klaim pengangguran mingguan yang akan rilis Rabu pagi sebagai petunjuk arah ekonomi. Perlu diingat, pasar saham AS akan tutup lebih awal pada Rabu dan libur penuh saat Natal.
Referensi:
- AP News, S&P 500 closes at another record, beating the high it set earlier this month. Diakses pada 24 Desember 2025
- Featured Image: Shutterstock
Disclaimer
PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.