Ron Baron: Tak Akan Jual Tesla | Analis Wall Street: Hold

Investor miliarder Ron Baron tetap bullish pada TSLA meski saham turun. Berbeda dengan analis Wall Street yang memberi rating 'Hold'.

Ron Baron: Tak Akan Jual Tesla | Analis Wall Street: Hold

Jakarta, Gotrade News - Saham Tesla (TSLA) sedang mengalami penurunan baru-baru ini. Namun, investor miliarder Ron Baron tetap teguh pada keyakinannya. Dia bahkan menegaskan tidak akan pernah menjual sahamnya.

Dalam wawancara di CNBC Squawk Box minggu ini, Baron menyebut bahwa dia melihat penurunan pasar saat ini sebagai peluang baru. Dia tidak melihatnya sebagai alasan untuk menjual, seperti dilaporkan oleh Watcher Guru dan TipRanks.

Alasan Ron Baron 'Never Sell' Saham Tesla

Kepercayaan diri Baron pada Tesla sangat besar. Menurut Watcher Guru, sekitar 40% dari kekayaan pribadi Baron diinvestasikan di Tesla. Investasi ini telah memberinya keuntungan sekitar $8 miliar.

Baron bahkan optimis bisa mendapatkan keuntungan lima kali lipat dalam sepuluh tahun ke depan, menurut laporan TipRanks.

TipRanks juga mencatat bahwa Baron pernah menjual 30% saham Tesla milik Baron Funds. Hal ini dia lakukan karena tekanan dari klien dan media. Namun, dia menegaskan tidak pernah menjual saham pribadinya.

Dia terikat janji kepada dewan direksi mutual funds miliknya. Dia berjanji tidak akan menjual saham pribadinya sampai semua kliennya menjual saham mereka terlebih dahulu. Karena janji itu, dia berkomitmen memegang saham Tesla dan SpaceX seumur hidupnya.

Kontras Pandangan Analis: AI vs. Konsensus 'Hold'

Sikap bullish Baron kontras dengan pergerakan saham jangka pendek. Saham Tesla turun sekitar 5% minggu lalu. Penurunan ini terjadi setelah persetujuan rencana paket gaji $1 triliun Elon Musk, menurut Watcher Guru.

Meskipun terjadi penurunan, beberapa analis tetap optimis. Dan Ives dari Wedbush percaya masa depan Tesla ada pada AI atau Artificial Intelligence.

"Mereka sedang membangun masa depan AI, otonom," kata Ives kepada Yahoo Finance Invest, seperti dikutip Watcher Guru. Ives memprediksi Tesla bisa menguasai 80% lanskap kendaraan otonom dalam dekade mendatang.

Watcher Guru mencatat Ives memberikan rating "Outperform" dengan target harga $600.

Namun, pandangan Wall Street secara umum lebih berhati-hati. Menurut data dari TipRanks, konsensus analis untuk saham TSLA saat ini adalah 'Hold' atau Tahan.

Peringkat ini didasarkan pada 34 analis dalam tiga bulan terakhir. Peringkat tersebut terdiri dari 14 peringkat 'Buy', 10 'Hold', dan 10 'Sell'.

TipRanks juga melaporkan bahwa target harga rata-rata analis adalah $382,54 per saham. Angka ini menyiratkan adanya risiko penurunan 5,4% dari harga saat ini.

Referensi:

Disclaimer

PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Read more