Nvidia (NVDA) Teken Deal AI $2 Miliar dengan Kazakhstan
Nvidia (NVDA) akan memasok chip AI canggih senilai $2 miliar ke Kazakhstan. Simak analisis finansial, valuasi, dan risiko saham NVDA di sini
Jakarta, Gotrade News - Raksasa teknologi NVIDIA (NVDA) baru saja mengambil langkah ekspansi global yang signifikan.
Perusahaan yang dipimpin oleh Jensen Huang ini telah menandatangani nota kesepahaman (MOU) senilai $2 miliar dengan Kazakhstan. Kabar ini dikonfirmasi oleh daftar kesepakatan yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS (U.S. Commerce Dept.).
Berdasarkan kesepakatan ini, Nvidia akan menyediakan akselerator AI canggih mereka. Akselerator AI adalah chip khusus, seperti GPU, yang dirancang untuk mempercepat tugas-tugas kecerdasan buatan.
Menurut laporan Seeking Alpha dan GuruFocus, pasokan chip ini ditujukan untuk Freedom Holding Corporation Kazakhstan dan kementerian digital negara tersebut. Proyek ini juga melibatkan kolaborasi dengan OpenAI.
Mengapa Chip Nvidia Sangat Penting?
Nvidia adalah pengembang terkemuka Graphics Processing Units (GPU). Awalnya, GPU digunakan untuk meningkatkan pengalaman visual dalam aplikasi game di PC.
Namun kini, GPU telah berevolusi menjadi semikonduktor krusial yang digunakan dalam kecerdasan buatan untuk menjalankan Large Language Models (LLM) atau model bahasa skala besar.
Selain GPU, Nvidia juga menawarkan platform perangkat lunak bernama Cuda. Platform ini banyak digunakan untuk pengembangan dan pelatihan model AI. Langkah ini menunjukkan bagaimana infrastruktur AI menjadi komoditas strategis secara global.
Sekilas Kondisi Finansial Nvidia
Kesepakatan ini menambah catatan impresif pada kinerja keuangan Nvidia. Perusahaan ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar $4.6 triliun, menempatkannya di jajaran perusahaan teknologi terbesar dunia.
Menurut data dari GuruFocus, pertumbuhan pendapatan Nvidia selama tiga tahun terakhir sangat mengesankan, mencapai 70.5%.
Perusahaan ini juga menunjukkan efisiensi operasional yang kuat. Hal ini terlihat dari operating margin (margin operasional) sebesar 58.09% dan net margin (margin bersih) sebesar 52.41%.
Return on Equity (ROE) perusahaan juga sangat tinggi di angka 111.78%. ROE adalah rasio yang menunjukkan seberapa efektif perusahaan menggunakan dana dari pemegang saham untuk menghasilkan keuntungan.
Valuasi dan Risiko Saham NVDA
Kinerja yang kuat ini membuat saham Nvidia diperdagangkan dengan harga premium. Data GuruFocus menunjukkan rasio P/E (Price-to-Earnings) berada di 53.87.
Rasio P/E yang tinggi seringkali mengindikasikan bahwa investor memiliki ekspektasi besar terhadap pertumbuhan perusahaan di masa depan.
Di sisi lain, saham ini memiliki Beta 2.2. Beta adalah ukuran volatilitas atau risiko sebuah saham dibandingkan dengan pasar secara keseluruhan. Angka di atas 1, seperti 2.2, menunjukkan bahwa saham NVDA cenderung bergerak lebih fluktuatif daripada rata-rata pasar.
Meskipun risiko kebangkrutan tergolong rendah yang ditunjukkan oleh Altman Z-Score 75.31, GuruFocus mencatat beberapa hal yang perlu diwaspadai.
Ini termasuk Beneish M-Score -1.4 yang mengindikasikan potensi manipulasi finansial, serta adanya aktivitas penjualan saham oleh orang dalam (insider selling) baru-baru ini.
Referensi:
- GuruFocus, Nvidia (NVDA) Signs $2B AI Accelerator Deal with Kazakhstan. Diakses pada 7 November 2025
- Seeking Alpha, Nvidia signs $2B MOU with Kazakhstan for advanced chips. Diakses pada 7 November 2025
- Featured Image: Shutterstock
Disclaimer
PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.