Nvidia Earnings: Pertaruhan $320 Miliar Penentu Nasib Tren AI
Nvidia bersiap menghadapi volatilitas pasar senilai $320 miliar pasca rilis laporan keuangan. Apakah tren AI akan berlanjut atau meredup? Simak analisisnya.
Jakarta, Gotrade News - Pasar saham global sedang menahan napas. Semua mata tertuju pada NVIDIA Corporation yang dijadwalkan akan merilis laporan keuangan terbarunya pada hari Rabu setelah penutupan pasar.
Ini bukan sekadar laporan rutin biasa. Ini adalah momen penentuan yang bisa memicu pergerakan nilai pasar yang sangat masif.
Kami di Gotrade telah menganalisis data terbaru untuk membantumu memahami apa yang sedang dipertaruhkan dan mengapa momen ini sangat krusial bagi masa depan tren investasi Artificial Intelligence (AI).
Pertaruhan Senilai $320 Miliar di Meja Hijau

Bayangkan sebuah perusahaan yang nilainya bisa berubah sebesar $320 miliar hanya dalam satu hari. Itulah skenario yang sedang dihadapi Nvidia saat ini.
Berdasarkan data dari Option Research & Technology Services (ORATS) yang dikutip oleh Reuters dan TECHi, pasar opsi memperkirakan adanya pergerakan harga saham Nvidia sebesar kurang lebih 7% setelah pengumuman laba.
Angka persentase ini mungkin terdengar kecil bagi sebagian orang. Namun jika dikalikan dengan kapitalisasi pasar Nvidia yang mencapai sekitar $4,6 triliun maka angka tersebut setara dengan fluktuasi nilai sebesar $320 miliar.
Untuk memberikan konteks seberapa besar angka ini mari kita lihat sejarahnya. Menurut analisis Reuters pergerakan ini akan melampaui rekor sebelumnya pada Februari 2024.
Saat itu Nvidia mencatatkan lonjakan nilai pasar sebesar $276 miliar dalam satu hari setelah merilis kinerja kuartalan yang gemilang. Grafik berikut menunjukkan betapa signifikannya pergerakan historis ini.
Volatilitas tersirat atau implied volatility ini menunjukkan bahwa pedagang di pasar opsi bersiap untuk guncangan besar entah itu ke arah positif maupun negatif.
Mengapa Laporan Ini Menentukan Nasib Pasar AI
Penting untuk kamu pahami bahwa Nvidia bukan lagi sekadar pembuat chip grafis untuk gaming. Kini mereka adalah tulang punggung infrastruktur AI global.
Chris Murphy yang menjabat sebagai co-head of derivatives strategy di Susquehanna menjelaskan dalam wawancaranya dengan Reuters bahwa hasil laporan ini akan membantu mendefinisikan apakah kita sedang berada di tahap ekspansi berikutnya atau mulai memasuki fase "pencernaan" pasar.
Nvidia memiliki bobot sekitar 8% dalam indeks S&P 500. Artinya pergerakan saham ini memiliki kekuatan gravitasi yang cukup besar untuk menarik pasar saham AS secara keseluruhan ke atas atau ke bawah.
Murphy juga menambahkan bahwa dampak naratif dari laporan ini bisa meluas ke perdagangan aset lain yang berkorelasi dengan nilai mencapai $10 triliun.
Jika Nvidia melaporkan pertumbuhan yang kuat dan memberikan panduan masa depan yang optimis, ini bisa menjadi bensin baru bagi reli saham-saham teknologi.
Sebaliknya jika ada tanda-tanda perlambatan maka sentimen negatif bisa merembet ke seluruh sektor yang berkaitan dengan infrastruktur AI.
Risiko dan Apa yang Harus Kamu Perhatikan
Meskipun antusiasme pasar masih tinggi ada beberapa bendera peringatan yang perlu kamu waspadai. Saham Nvidia sendiri telah mengalami penurunan sekitar 10% dari rekor tertingginya di akhir Oktober.
Penurunan ini sebagian dipicu oleh kabar keluarnya beberapa investor profil tinggi. Seperti dilaporkan oleh Reuters nama-nama besar seperti hedge fund milik miliarder Peter Thiel serta SoftBank telah keluar dari posisi mereka di saham ini.
Jason Pride selaku kepala strategi investasi di Glenmede mencatat bahwa investor akan membedah laporan keuangan Nvidia untuk mencari tanda-tanda melemahnya permintaan.
Selain itu faktor risiko geopolitik juga menjadi sorotan. TECHi menyoroti bahwa pembatasan ekspor chip canggih ke pasar-pasar tertentu seperti China bisa menekan margin keuntungan Nvidia atau membatasi pertumbuhan di masa depan.
Jadi apa yang harus kamu perhatikan nanti? Fokuslah pada panduan pertumbuhan masa depan yang diberikan manajemen serta komentar mengenai permintaan pasar.
Momen ini adalah ujian nyata bagi keyakinan investor terhadap era Artificial Intelligence. Apakah booming ini akan berlanjut atau kita harus bersiap untuk koreksi? Jawaban pastinya akan segera kita ketahui.
Referensi:
- TECHi, Nvidia Poised for $320 Billion Market-Value Swing After Earnings, Options Suggest. Diakses pada 18 November 2025
- Reuters, Nvidia set for $320 billion price swing after earnings, options indicate. Diakses pada 18 November 2025
- Featured Image: Shutterstock
Disclaimer
PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.