Morgan Stanley Ubah Prediksi Harga TSLA Jadi $425

Analis Morgan Stanley menurunkan rating saham Tesla meski menaikkan target harga. Simak analisis valuasi AI dan tantangan bisnis EV selengkapnya di sini.

Morgan Stanley Ubah Prediksi Harga TSLA Jadi $425

Jakarta, Gotrade News - Saham Tesla, Inc. mengalami penurunan setelah analis baru Morgan Stanley mengubah peringkatnya dari Overweight menjadi Equal-weight.

Langkah ini diambil karena valuasi perusahaan saat ini dianggap sudah sepenuhnya mencerminkan ekspektasi tinggi pasar terhadap ambisi kecerdasan buatan (AI).


Keytakeaways:

  • Morgan Stanley menurunkan rating Tesla menjadi Equal-weight karena valuasi AI dianggap sudah priced-in.
  • Target harga naik ke $425 berkat potensi robot Optimus, meski volume penjualan mobil diprediksi turun.
  • Teknologi FSD tetap menjadi keunggulan utama, namun tantangan regulasi dan cuaca menjadi risiko.

Andrew Percoco menilai harga saham saat ini sudah wajar, meskipun ia menaikkan target harga menjadi $425 per lembar. Menurut laporan dari Yahoo Finance, perubahan ini terjadi saat analis sebelumnya, Adam Jonas, berpindah peran di dalam perusahaan.

Valuasi AI dan Tantangan Bisnis Otomotif

Prospek bisnis inti otomotif justru dipangkas karena melambatnya adopsi kendaraan listrik di AS dan ketatnya kompetisi global. Percoco memproyeksikan pengurangan volume pengiriman kendaraan sebesar 10,5% pada tahun 2026 mendatang.

Kenaikan target harga saham sebenarnya didorong oleh potensi nilai tambah dari bisnis robot humanoid Optimus. Berdasarkan grafik analisis sum-of-the-parts Morgan Stanley, segmen Humanoids kini berkontribusi sebesar $60 terhadap nilai per lembar saham.

Potensi Masa Depan dan Risiko Regulasi

Analis tetap optimis terhadap teknologi Full Self Driving (FSD) yang dianggap sebagai aset paling berharga perusahaan. Tesla berencana memperluas uji coba layanan Robotaxi ke wilayah Nevada dan Arizona dalam waktu dekat.

Namun, tantangan regulasi tetap membayangi, terutama terkait sistem kemudi berbasis kamera yang rentan terganggu cuaca buruk. Bagi investor jangka panjang, level harga saat ini menawarkan rasio risiko dan imbalan yang cukup menarik.

Referensi:


Disclaimer

PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Read more