Ikut Live Charting Gotrade: Ketahui Sinyal Resesi dan Peluang Entry Saham AS
Data tenaga kerja AS melemah picu volatilitas pasar. Temukan saham pilihan yang siap rebound di sesi Live Charting eksklusif sore ini.
Data tenaga kerja Amerika Serikat yang dirilis kemarin menunjukkan tanda-tanda pelemahan ekonomi yang signifikan. Kondisi pasar yang melambat ini memicu spekulasi kuat mengenai pemangkasan suku bunga The Fed.
Yang Perlu Kamu Tahu
- Tingkat pengangguran AS naik tak terduga ke level 4,6 persen.
- Nonfarm Payroll bertambah namun terbayangi revisi negatif bulan sebelumnya.
- Indeks saham AS bergerak variatif dengan Dolar AS jatuh ke level terendah.
Laporan bulan November mencatat penambahan Nonfarm Payroll sebesar 64.000 pekerjaan menurut data resmi pemerintah AS. Namun revisi data Oktober menunjukkan penurunan drastis sebesar 105.000 pekerjaan yang mengonfirmasi tren perlambatan.
Tingkat pengangguran melonjak secara tak terduga menjadi 4,6 persen pada periode laporan kali ini. Angka tersebut merupakan level tertinggi sejak Juli 2021 dan memicu kekhawatiran resesi di kalangan investor.
Dampak Data Ketenagakerjaan pada Pasar
Pasar saham merespons data ini dengan pergerakan variatif pada penutupan perdagangan Selasa malam. Indeks S&P 500 yang diwakili oleh SPDR S&P 500 ETF Trust tercatat turun sebesar 1,07 persen.

Sektor teknologi justru menunjukkan ketahanan di tengah tekanan pasar yang luas. Indeks Nasdaq Composite yang sering dikaitkan dengan Invesco QQQ Trust mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,23 persen.
Ubah Volatilitas Menjadi Keuntungan
Sentimen negatif ini turut menekan harga minyak dunia yang direfleksikan oleh United States Oil Fund, LP. Namun, gejolak harga ekstrem seperti ini justru membuka peluang emas bagi trader yang jeli.
Kami akan membedah daftar saham potensial yang siap rebound memanfaatkan momentum data ekonomi ini. Ikuti sesi Live Charting bersama tim analis Gotrade dan lihat langsung bagaimana data ekonomi diubah menjadi keputusan trading yang terukur.