Gotrade Daily: Rotasi Pasar Meluas di Tengah Koreksi Saham AS
Pasar menunggu data inflasi di tengah pergeseran minat investor.
Saham AS melemah pada Rabu seiring investor melanjutkan rotasi dari saham teknologi berkapitalisasi besar ke sektor yang lebih defensif dan bernuansa value. S&P 500 turun 1,16%, Nasdaq Composite melemah 1,81%, sementara Dow Jones Industrial Average terkoreksi 0,47%.
Tekanan pasar dipicu kekhawatiran seputar belanja dan pembiayaan data center. Oracle (ORCL) turun setelah laporan menyebut salah satu pendukung pendanaan menarik diri dari proyek data center besar, meski perusahaan membantah dan menyatakan proyek tetap berjalan. Sentimen ini ikut menekan saham AI terkait, termasuk Broadcom (AVGO) dan Nvidia (NVDA).
Di bawah permukaan, pergerakan ini dipandang sebagai kelanjutan rotasi dari large cap growth ke large cap value. Fokus pasar bergeser dari sekadar narasi pertumbuhan AI menuju pertanyaan utama tentang siapa yang mampu memonetisasi siklus investasi tersebut, dengan perhatian lebih besar pada arus kas bebas dan kekuatan neraca menjelang 2026.
Dari sisi makro, pasar masih mencerna data tenaga kerja AS yang tertunda sebelumnya dan datang dengan pembacaan yang tidak sepenuhnya bersih akibat dampak penutupan pemerintah. Perhatian kini tertuju pada rilis CPI November, yang menjadi laporan inflasi pertama setelah shutdown. Konsensus memperkirakan inflasi tahunan sekitar 3,1%, dengan pasar mencermati apakah angka tersebut kembali ke kisaran 2% atau bertahan di level 3%.
Selain itu, investor juga menunggu keputusan bank sentral global, dengan ECB diperkirakan tetap menahan suku bunga, BOE condong ke pemangkasan 25 bps, dan BOJ tetap menjadi satu-satunya bank sentral besar dengan risiko kenaikan suku bunga.
π Market Wrap 18 Des 2025

π§ Catatan Analis Hari Ini

π¬ Market Highlights
Procter & Gamble Catat Kenaikan Tujuh Hari Beruntun
Saham Procter & Gamble (PG) mencatat reli tujuh sesi berturut-turut, didukung pandangan positif terhadap potensi pemulihan pertumbuhan berbasis inovasi dan restrukturisasi. Meski masih tertinggal dari kinerja indeks utama sepanjang tahun ini, skala bisnis dan diversifikasi kategori dinilai memberi fondasi kuat untuk pertumbuhan jangka menengah, dengan katalis tambahan dari kepemimpinan CEO baru dan imbal hasil dividen yang menarik.
Micron Lihat Ekspansi Margin Berlanjut di Tengah Lonjakan Permintaan AI
Micron (MU) menegaskan prospek ekspansi margin berlanjut hingga 2026 seiring permintaan AI dan data center yang jauh melampaui kapasitas pasokan industri. Perusahaan menyoroti kondisi pasar yang tetap ketat, pertumbuhan pengiriman bit yang terbatas oleh kapasitas, serta fokus pada produk bernilai tinggi seperti SSD dan HBM. Arus kas bebas yang kuat dan disiplin belanja modal menjadi penopang profitabilitas ke depan.
Salesforce Perkuat Strategi AI dengan Akuisisi Qualified
Salesforce (CRM) menandatangani kesepakatan akuisisi Qualified untuk memperkuat kapabilitas agentic AI di ranah pemasaran B2B. Langkah ini memperdalam integrasi solusi AI dalam ekosistem Salesforce, khususnya untuk otomatisasi dan peningkatan pipeline penjualan enterprise. Akuisisi ini mencerminkan fokus Salesforce dalam memperluas penawaran AI end to end bagi pelanggan korporasi.
π Jadwal Laporan Keuangan

Pasar kini bergerak dengan kepemimpinan yang lebih menyebar, di mana sektor defensif dan value mulai mengambil peran saat saham teknologi terkoreksi. Fokus selanjutnya tertuju pada data inflasi, keputusan bank sentral global, dan bagaimana rotasi ini berkembang menuju 2026.
Saham apa yang sedang kamu ikuti hari ini?
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.