Gotrade Daily: Pasar AS Rehat Sejenak Usai Cetak Rekor
Faktor musiman dan positioning mulai memengaruhi pasar akhir tahun.
Pasar saham AS terkoreksi tipis pada perdagangan Senin setelah reli kuat pekan lalu membawa indeks ke rekor baru. S&P 500 turun 0,35%, sementara Nasdaq 100 melemah 0,5%, mencerminkan aksi ambil untung jangka pendek di tengah likuiditas yang mulai menipis menjelang akhir tahun.
Tekanan terutama datang dari saham teknologi dan AI. NVIDIA (NVDA) turun lebih dari 1% setelah mencatat kenaikan lebih dari 5% pekan lalu. Saham AI lain seperti Meta Platforms (META), Palantir (PLTR), dan Oracle (ORCL) juga terkoreksi. Dengan minimnya rilis data ekonomi, pergerakan ini lebih mencerminkan penyesuaian posisi dibanding perubahan fundamental.
Di luar saham, perdagangan yang sudah terlalu ramai juga mulai mendingin. Harga perak terkoreksi tajam setelah sempat menyentuh rekor baru, dengan iShares Silver Trust (SLV) turun sekitar 7%. Padahal sepanjang 2025, perak sudah melonjak hampir 150%, menjadikannya salah satu aset dengan kinerja terbaik tahun ini.
Bagi trader, kondisi ini masih tergolong sehat. Pasar tetap berada dalam periode Santa Claus rally yang secara historis positif, dan kinerja year to date indeks utama masih solid. Dengan kalender data yang ringan, fokus pasar cenderung tertuju pada momentum internal, rotasi sektor, dan respons saham pemimpin terhadap koreksi jangka pendek.
π Market Wrap 30 Des 2025

π§ Catatan Analis Hari Ini

π¬ Market Highlights
Boeing Raih Kontrak US$8,6 Miliar untuk Pasok Jet Tempur ke Angkatan Udara Israel
Boeing (BA) memperoleh kontrak senilai hingga US$8,6 miliar dari Angkatan Udara AS untuk merancang dan memproduksi jet tempur F-15 bagi Angkatan Udara Israel. Kontrak ini mencakup 25 unit F-15IA dengan opsi tambahan 25 unit, dengan proses produksi hingga 2035. Kesepakatan ini memperkuat backlog bisnis pertahanan Boeing serta memberikan visibilitas permintaan jangka panjang untuk segmen pesawat tempurnya.
Strategy Tambah Kepemilikan Bitcoin US$109 Juta Selama Pekan Libur
Strategy (MSTR) membeli 1.229 bitcoin senilai sekitar US$109 juta pada periode 22β28 Desember, yang didanai melalui penerbitan saham biasa. Total kepemilikan bitcoin perusahaan kini mendekati 672.500 koin dengan valuasi lebih dari US$50 miliar. Meski pasar kripto masih berfluktuasi, Strategy tetap mencatatkan posisi keuntungan dan melanjutkan strategi agresif menjadikan bitcoin sebagai aset utama neraca keuangannya.
Nvidia Rampungkan Investasi Saham US$5 Miliar di Intel
Nvidia (NVDA) telah menyelesaikan pembelian saham Intel (INTC) senilai US$5 miliar dengan mengakuisisi lebih dari 214 juta saham pada harga US$23,28 per saham. Investasi ini menegaskan kemitraan strategis kedua perusahaan dalam pengembangan chip PC dan data center, yang menggabungkan platform AI dan accelerated computing Nvidia dengan ekosistem x86 milik Intel. Transaksi ini juga menjadi bagian dari upaya penggalangan dana besar Intel sepanjang 2025 serta menunjukkan komitmen jangka panjang Nvidia dalam membentuk infrastruktur komputasi generasi berikutnya.
π Jadwal Laporan Keuangan
Belum ada laporan keuangan besar pekan ini.
Koreksi ini lebih mencerminkan konsolidasi setelah reli, bukan perubahan arah pasar. Menjelang akhir tahun, trader mencermati apakah saham pemimpin mampu bertahan dan apakah rotasi sektor membuka peluang baru dalam kondisi likuiditas yang semakin tipis.
Saham apa yang sedang kamu pantau hari ini?
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.