Ford Ubah Strategi EV: Biaya $19,5 Miliar & Fokus Hibrida

Ford menanggung biaya $19,5 miliar untuk restrukturisasi strategi EV. Simak alasan pergeseran fokus ke hibrida dan dampaknya bagi investor di sini

Ford Ubah Strategi EV: Biaya $19,5 Miliar & Fokus Hibrida

Jakarta, Gotrade News - Ford Motor Company mengumumkan perubahan besar dalam strategi bisnisnya dengan menanggung biaya khusus sebesar $19,5 miliar. Langkah drastis ini diambil karena perusahaan memutuskan untuk mengurangi investasi agresif pada kendaraan listrik murni.


Key Takeaways

  • Ford mencatat biaya $19,5 miliar akibat restrukturisasi dan pengurangan fokus pada EV murni.
  • Produksi F-150 Lightning dihentikan sementara demi fokus pada kendaraan hibrida dan EREV.
  • Panduan laba operasional tahun 2025 justru dinaikkan menjadi sekitar $7 miliar.

Biaya masif ini sebagian besar akan dicatatkan pada pembukuan kuartal keempat tahun ini. Namun, menurut laporan CNBC, Ford Motor Company justru menaikkan proyeksi laba operasional 2025 menjadi $7 miliar.

Realita Pasar Mengubah Arah Investasi

CEO Ford, Jim Farley, menegaskan kepada CNBC bahwa keputusan ini murni didasarkan pada permintaan pelanggan saat ini. Penjualan mobil listrik kelas atas dengan harga di atas $50.000 terbukti sangat lambat di pasar.

Kebijakan eksternal juga berperan besar, seperti berakhirnya kredit pajak federal $7.500 pada bulan September lalu. CNN mencatat bahwa penjualan EV Ford sempat melonjak 30% di kuartal ketiga sebelum insentif tersebut dihapus.

Fokus Baru pada Hibrida dan Energi

Ford kini mengalihkan fokus pengembangan ke kendaraan hibrida dan platform listrik yang lebih terjangkau. CNN melaporkan bahwa produksi model F-150 Lightning orisinal telah resmi dihentikan pada bulan ini.

Selain otomotif, kapasitas pabrik baterai akan dialihfungsikan untuk bisnis penyimpanan energi bagi pusat data. Andrew Frick dalam keterangannya di CNBC menyebut pasar energi ini memiliki potensi permintaan yang sangat kuat.

Referensi:


Disclaimer

PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Read more