Bank of America: Prospek 3 Saham Chip AI Ini Masih Kuat

Bank of America tetap bullish pada Nvidia, AMD, dan Broadcom hingga 2026. Simak analisis potensi keuntungan dan risiko masing-masing saham di sini.

Bank of America: Prospek 3 Saham Chip AI Ini Masih Kuat

Jakarta, Gotrade News - Bank of America memperbarui pandangan positifnya terhadap tiga raksasa chip semikonduktor. Menurut analis Vivek Arya yang dikutip TipRanks, belanja infrastruktur AI diprediksi tetap kuat hingga tahun 2026.


Keytakeaways:

  • Belanja infrastruktur AI diprediksi tetap kuat hingga 2026 menurut Bank of America.
  • Nvidia memiliki potensi kenaikan harga tertinggi sebesar 39% dibandingkan AMD dan Broadcom.
  • Broadcom dinilai memiliki fundamental paling solid menjelang laporan pendapatannya.

NVIDIA Corporation dinilai sebagai pilihan utama karena permintaan pasokan yang belum terpenuhi sepenuhnya. Peluncuran model GPT-5.2 oleh OpenAI diperkirakan akan menjadi katalis utama bagi peningkatan pesanan GPU baru.

Prospek AMD dan Broadcom

Advanced Micro Devices, Inc. mulai dilirik investor yang mencari alternatif pemasok chip kedua selain Nvidia. Namun, Arya memperingatkan adanya risiko ketidakstabilan pesanan dari klien besar seperti Oracle Corporation.

Sementara itu, laporan pendapatan Broadcom Inc. menjadi sorotan utama pasar hari ini. Posisi mereka sangat kuat berkat perangkat jaringan dan chip kustom yang digunakan oleh Alphabet Inc..

Potensi Kenaikan Harga

Analisis Wall Street saat ini menempatkan Nvidia dengan potensi kenaikan harga tertinggi mencapai 39%. Sementara itu, AMD menyusul di posisi kedua dengan proyeksi kenaikan sekitar 28% menurut konsensus analis.

Broadcom memiliki potensi kenaikan terendah sebesar 6%, tetapi mencatat skor fundamental tertinggi dibandingkan kompetitornya.

Referensi:


Disclaimer

PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Read more